kami hanyalah rakyat kecil

DSC_0499

Assalamualaikum wr.wb saudaraku ini adalah nenek ku yang berumur 62 tahun namanya Rosmidar. Nenek yang sangat aku cintai, nenekku ini sudah lumpuh selama 25 tahun nenekku hanya bisa terbaring lemah dan pasrah menerima cobaan ini. Obat yang dia makan hanya bisa mengurangi rasa nyeri sakit yang ia rasakan di perutnya. Siang berganti malam hari berganti hari tahun berganti tahun ia lewati. Tidur malampun hanya sedikit waktu yang ia dapatkan. Dia tidak bisa makan seperti khalayak kita yang biasa makan. Nenekku adalah seseorang yang menjagaku diwaktu kecil ketika ibu dan ayah mencari nafkah untuk menghidupi aku. Ibu selalu memberiku minum susu sampai umur 1,5 tahun karena faktor ekonomi jadi aku harus berhenti minum susu dan digantikan dengan air teh. Aku sekarang sudah tumbuh besar umurku sebentar lagi genap 20 tahun aku selalu berharap agar tuhan selalu memanjangkan umur nenekku ini. Nenek ku tinggal di rumah yang mungkin tidak layak lagi dipakai bangunan rumah neneku ini tidak kokoh lagi papannya saja sudah banyak dimakan oleh rayap apalagi genteng rumah nenekku ini sudah banyak bocor ketika tiba waktu hujan maka air hujan tersebut jatuh dari genteng yang bocor tersebut dan membasahi rumah nenek genteng tersebut sudah berumur 40 tahun.

Saat keadaan tersebut datang aku hanya bisa menangis dalam hatiku ya allah sabarkan nenekku, kuatkan keimananya teguhkan pendirianya mantapkan hatinya untuk menerima semua ini, serta terangkan pandangannya ya allah amin. Tidurnya saja hanya beralaskan tikar. Saat keadaan terhimpit nenekku tidak makan dengan gulai hanya dengan nasi bubur yang bisa ia makan. Saat aku ada masalah dengan problematika kehidupan ini aku selalu cerita dengan nenekku, nenek selalu menghiburku untuk selalu semangat. Meskipun begitu, tapi tuhan maha adil nenekku masih bisa berbicara. Ketika aku mendapat uang berlebih dari belanja uang kampus, aku biasanya membelikan goreng pisang terhadap nenek. Nenekku sangat suka pisang goreng. Aku merasa bahagia nenek memakanya alhamdulillah ya allah. Tubuh nenekku sekarang hanya tinggal tulang saja bahkan mata sebelah kanannyapun sudah rabun. Aku selalu bermimpi agar suatu saat nanti bisa memberi obat terhadap nenek. Tapi, apalah daya aku berharap adanya peduli pemerintah setempat terhadap kondisi nenekku ini. Namun belum pernah nenek dapatkan hal itu.

Allah SWT SWT berfirman :

  1. “Hai orang-orang yang beriman. Bersabarlah kamu, dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiaga-siaga (diperbatasan negrimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (Q.S AL Imran 200)
Iklan

Tentang Julianum dongoran

La tahzan Universitas Pasir Pengarain . Minggu, 19 APRIL 2015.
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

2 Balasan ke kami hanyalah rakyat kecil

  1. Novendi berkata:

    assalamualaikum dde..
    semoga nenek km diberikan umur yang panjang hingga kelak bisa melihat km tumbuh jadi wanita yg anggun dan sukses.. ak percaya, km nanti akan jadi contoh yg baik untuk adik2 km .
    semangat 🙂

    Suka

  2. waalaikumsalam kakak ya kak terimakasih ya kak atas coment nya amin ya rabbal alamin jazakallah hu hoiron kak 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s